Komplex Pondok Pesantren Imam Bonjol Tegal Rejo no.18,Krajan - Ketindan Malang
+62 812 6144 915
alqosas47@gmail.com
BUKU BARU
cover buku depan Hujan by Haidar

BUKU: Menjadikan alqur'an lentera

rumah masa depan

lentera

Buku baru Menjadikan Al Qur'an Lentera Rumah Masa Depan, tulisan dari Mashudi Abu Haidar founder dari Mahad Mulazamah AlQosas,  merupakan buku yang baru saja terbit tanggal 21 April 2026 dan menjadi kajian dalam acara Daurah Mabit di Villa Al Quran Lansia AlQosas di Ketindan Lawang Malang pada tanggal 25-26 April 2026.   


Buku ini mengangkat konsep mendalam tentang cahaya sebagai sumber kehidupan, yang dibagi menjadi dua jenis: cahaya yang nampak dan cahaya yang samar. Cahaya yang nampak seperti matahari dan bulan menjadi sumber kehidupan bagi alam semesta, dapat dilihat dan dirasakan secara langsung. Namun, buku ini menekankan bahwa ada cahaya yang lebih utama, yaitu cahaya Al-Qur’an yang bersifat samar, tetapi menjadi sumber kehidupan bagi hati manusia.

Cahaya Al-Qur’an tidak terlihat secara fisik, tetapi hadir melalui makna-makna dalam setiap kalimatnya. Dari pemahaman dan penghayatan inilah lahir keyakinan dalam hati, yang kemudian mendorong amal perbuatan. Amal tersebut bukan sekadar aktivitas, melainkan pancaran dari cahaya keyakinan yang tertanam dalam jiwa. Semakin kuat keyakinan, semakin besar pula nilai dan pahala amalan yang dilakukan.

Lebih jauh, buku ini menjelaskan bahwa amal dan keyakinan akan menjadi sumber cahaya yang menyertai manusia setelah kematian. Cahaya itu akan menerangi kegelapan kubur dan menjadi penuntun saat melewati shirath (jembatan di atas neraka). Kecepatan seseorang dalam melewati shirath bergantung pada kadar cahaya iman dan amalnya selama di dunia.

Pada akhirnya, manusia tidak membawa apa pun setelah kematian selain keyakinan dan amal. Inilah yang menjadikan Al-Qur’an sebagai lentera abadi—yang tidak hanya menerangi kehidupan di dunia, tetapi juga di alam barzah dan akhirat. Dibandingkan dengan cahaya alam semesta yang bersifat fana, cahaya Al-Qur’an jauh lebih mulia dan kekal, karena ia menuntun manusia menuju keselamatan yang hakiki.